Peristiwa : Diamanahkan untuk mendidik anak-anak yang berada di pondok, adalah tugas mulia sekaligus menantang. Banyaknya kebutuhan dasar yang tidak terpenuhi serta intensitas pertemuan dengan orang tua yang minim, mengakibatkan Sebagian anak memenuhi kebutuhannya dengan perilaku yang tidak baik. Tujuan mereka adalah mencari perhatian, kasih sayang, kekuasaan, dan juga kesenangan. Tindakan yang paling sering adalah tidak masuk sekolah, dengan alasan Lelah, loundry belum datang, bertengkar, dlsb. Hal ini merupakan hal yang kami hadapi sehari-hari.
Perasaan: Sebagai guru, saya dan teman-teman sadar bahwa kami harus bisa menerapkan KSE pada diri kami terlebih dahulu. Kami tidak boleh ikut larut dalam sosial emosi anak yang sedang berkecamuk. Setiap terjadi kasus yang menyimpang yang dilakukan murid, kami memastikan dahulu, bahwa kami mampu memanajemen diri kami terlebih dahulu agar mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Penerapan prinsip Ing Ngarso Sung Tulodho, saya Yakini dapat terlihat dengan jelas oleh murid.
Pembelajaran: Peran Praktik kesadaran penuh yang
dapat memperkuat 5 Kompetensi Sosial Ekonomi, merupakan materi yang sangat
berguna, bukan hanya untuk diimplementasikan kepada murid, tetapi juga wajib
diimplementasikan kepada diri sendiri. Saya juga menyetujui prinsip Amongsystem
kita yaitu: menyokong kodrat alamnya anak-anak yang kita didik, agar dapat
mengembangkan hidupnya lahir dan batin menurut kodratnya sendiri-sendiri.
2.
“Menulis
pesan pujian” untuk diri sendiri dan teman, lalu memasukkannya ke kotak pujian.
3.
“melangkah
keliling kelas dengan sepatu orang lain”sebuah kegiatan untuk menumbuhkan sikap
empati.
4.
Pembelajaran
eksplisit berkolaborasi dengan jam BK,
5.
Mengimplementasikan
PSE melalui pembelajaran akademik, serta pelibatan murid dalam rutinitas di sekolah sebagai pemimpin,
pemecah masalah dan pembuatan keputusan.
6.
Membuat keyakinan
Bersama terkait kSE Bersama pendidik dan tenaga pendidik
7.
Melakukan
diskusi terkait KSE bagi pendidik dan tenaga pendidik
8.
Membentuk
komunitas dan system mentoring bagi teman sejawat.
Qoutes:
(Semua guru memiliki kesempatan untuk melakukan perubahan, tapi kamu, salah satu yang terpilih untuk lebih dahulu melakukannya -TM)
(Tidak semua murid beruntung, memiliki guru yang
bijaksana, tapi kamu, bisa menjadikan muridmu menjadi bahagian dari yang
beruntung itu -TM)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar