Aksi Nyata Modul 1. 4 Seminar Pendidikan
(Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Melalui Budaya Positif)
Disiplin, apakah yang ada di benak kita Ketika mendengar kata ini? Apakah rentetan peraturan yang apabila tidak dilaksanakan akan berakibat pada pemberian sanksi, atau berupa sikap yamg harus ada pada diri seseorang. Apapun persepsi kita tentang disiplin positif, pastinya hal ini lah yang akan menjadi cikal bakal menuju budaya positif.
Dari segi
kata, disiplin berasal dari bahasa latin yaitu “Discere” yang artinya belajar.
Yang jika diartikan lebih lanjut dari kata dasar “Discipline”, maka maknanya
adalah latihan atau pendidikan dalam pengembangan harkat, spiritualitas, dan
kepribadian.
Ki Hajar Dewantara
menyatakan “dimana ada kemerdekaan, disitulah harus ada disiplin yang kuat.
Sungguhpun disiplin itu bersifat “selfdiscipline” yaitu kita sendiri
yang mewajibkan kita dengan sekeras-kerasnya, tetapi itu sama saja; sebab
jikalau kita tidak cakap melakukan selfdiscipline, wajiblah penguasa
lain mendisiplin diri kita. Caranya ialah dengan melakukan pembiasaan
-pembiasaan positif. (Ki Hajar Dewantara, pemikiran, Konsepsi, Keteladanan,
Sikap Merdeka, Cetakan Kelima, 2013, Halaman 470).
Mempelajari
modul 1.4 pada program guru penggerak ini, seperti sedang melakukan checklist
kesalahan dari diri sendiri. Setiap materi yang tersajikan, selalu berhasil membuat
saya terperanjat dan merasa malu, bahwa ternyata saya memiliki pandangan yang
salah terkait disiplin dan budaya positif.
Sebagai
seorang CGP, saya memiliki kewajiban untuk bergerak, menggerakkan komunitas agar
merubah pandangan kami, bahwa selama ini kami menyakini ilusi kontrol yang
salah, kami juga tidak sadar bahwa terlalu fokus menyemai motivasi ektrinsik
pada diri murid, tetapi lupa menumbuhkan motivasi intrinsik menuju tercapainya
budaya positif. Untuk itu perlu diadakan
seminar Pendidikan yang saya beri judul “Mewujudkan Profil pelajar Pancasila
Melalui Budaya Positif”.
Seminar ini
saya adakan di SMP Negeri 10 Kejuruan Muda, peserta seminar adalah para guru
SMPN 10 Kejuruan Muda. Bertempat di kantor dewan guru, dimulai dari pukul 11.00
WIB hingga 12.30 WIB. Pembukaan Kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah
SMPN 10 kejuruan Muda, bapak Baharuddin, S.Pd. Lalu dimulai dengan mengajukan
pertanyaan pemantik, ice breaking terkait teori kontrol, dan penjelasan
materi-materi terkait budaya positif, yang dimulai dari disiplin positif hingga
segitiga restitusi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar